Friday, 18 May 2018

Promotion


Strategi pemasaran yang berhasil mengantarkan Starbucks Coffee dikenal konsumen di berbagai penjuru dunia seperti: 

1. Salah satu visi dan misi yang dimiliki Starbucks Coffee maupun yaitu menjadi yang terbaik di tingkat dunia. Dengan modal tersebut, pengelola Starbucks Coffee berusaha menentukan segmentasi dan target - target konsumen yang akan dibidik sebelum mereka meluncurkan sebuah produk.
2. Untuk Starbucks sendiri menargetkan ingin menjadi tempat ketiga bagi konsumen setelah rumah dan tempat kerja mereka. 
3. Starbucks lebih memilih untuk menciptakan variasi produk yang kualitasnya benar - benar terjaga, menanamkan brand image yang cukup kuat melalui logo perusahaan yang digunakan, serta menggunakan produk promosi (merchandise) untuk memperkuat citra perusahaan yang mereka bangun.
4. Selanjutnya adalah strategi positioning untuk membangun loyalitas konsumen. Ketika konsumen mulai mengenal dan mempercayai produk Anda, selanjutnya buatlah beberapa program promosi yang bisa menguatkan loyalitas mereka. Misalnya saja seperti strategi pemasaran Starbuck drive thru yang memudahkan para konsumen untuk mendapatkan secangkir kopi tanpa harus turun dari kendaraan mereka, melengkapi produk dengan atribut unik untuk menarik minat konsumen, serta membuka gerai hingga 24 jam nonstop untuk memenuhi kebutuhan para konsumennya.


Dari semua itu yang paling efektif adalah menjadi tempat ketiga bagi konsumen setelah rumah dan tempat kerja karena Starbucks mendesign tempat mereka senyaman dan sebagus mungkin sehingga banyak orang memilih Starbucks sebagai tempat ketiga setelah rumah dan tempat kerja. Fasilitas yang paling dicari adalah WiFi dan colokan karena dua itu yang paling sering dicari banyak orang untuk nongkrong dan lain sebagainya 

Tuesday, 8 May 2018

Saluran Distribusi

BAB Objektif
  • Menggambarkan sifat saluran distibusi, mengapa perantara pemasara digunakan
  • Memahami berbagai perantara pemasaran yang tersedia untuk industri perhotelan dan manfaat yang ditawarkan masing - masing perantara
  • Mengatahui bagimana cara menggunakan internet sebagai saluran distribusi
  • Mendiskusikan perilaku saluran dan organisasi, menjelaskan sistem pemesaran perusahaan, kontra, dan vertikan, termasuk waralaba
  • Mengilustrasikan keputusan menajemen saluran untuk memilih, memotivasi, dan mengevaluasi anggota saluran
  • Mengidentifikasi faktor- faktor yang perlu dipertimbangkan ketika memilih lokasi bisnis
Saluran Distribusi
  • Saluran Distribusi adalah seperangkat organisai independen yang terlibat dalam proses pembuatan produk atau layanan yang bersedia bagi konsumen atau pengguna bisnis
  • Digunakan untuk memindahan pelanggan ke produk
Mengapa Menggunakan Perantara Pemasaran?
  • Penjualan melalui grosir dan pengecer biasanya jauh lebih efisien dan hemat biaya daripada penjualan langsung
Kegunaan Saluran Distribusi
  • Informasi: Mengumpulkan dan mendistribusikan riset pemasaran dan informasi intelijen tentang lingkungan pemasaran
  • Promosi: Mengembangkan dan menyebarkan komunikasi persuasif tentang penawaran
  • Kontak: Mencari dan berkomunikasi dengan calon pembeli
  • Menyesuaikan: Membentuk dan menyesuaikan penawaran dengan kebutuhan pembeli, termasuk kegiatan seperti manufaktur, perataan, perakitan, dan pengemasan
  • Negosiasi: Menyetujui harga dan persyaratan penawaran lainnya sehingga kepemilikan dapat ditransfer
  • Distribusi Fisik: Mengangkut dan menyimpan barang
  • Pembiayaan: Memperoleh dan menggunakan dana untuk menutupi biaya pekerjaan saluran
  • Mengambil Resiko: Dengan asumsi resiko keuangan seperti ketidakmampuan untuk menjual persediaan dengan margin penuh
Jumal Level Saluran
  • Tingkat saluran dapat digambaran sebagai saluran distribusi
  • Saluran pemasaran langsung
  • Pengecer
  • Grosir
Saluran Pemasaran Pelanggan


Perantara Pemasaran
  • Agen Perjalanan
  • Pedagang Grosir
  • Spesialis
  • Perwakilan Hotel
  • Concierges
  • Lembaga Nasional, Negara dan Lokal
  • Konsosium dan Sistem Reservasi
  • Sistem Distribusi Global
  • Internet


Perilaku Saluran
  • Anggota saluran bergantung satu sama lain dan harus bekerja bersama agar saluran dapat berfungsi dengan baik
  • Anggota harus memahami dan menerima peran mereka, mengoordinasikan tujuan dan kegiatan mereka, dan bekerja sama untuk mendapatkan sasaran saluran secara keseluruhan 
Konflik Saluran
  • Konlifk Horizontal adalah konflik antara perusahaan pada tingkat yang sama. Contoh: Reseller ke Reseller
  • Konflik Vertical lebih umum dan lebih mengacu pada konflik antara tingkat yang berbeda dari saluran yang sama. Contoh: Reseller ke Grosir
Organisasi Saluran
  • Sistem Pemasaran Veritakl atau Vertical Maketing System (VMS) adalah sistem pemasarann vertikal terdiri dari produsen, pedagan besar, dan pengencer yang bertindk sebagai sistem terpadu
  • Salah satu anggota channel memiliki orang lain, memiliki kontrak dengan mereka, atau menggunakan begitu banyak kekuatan sehingga mereka semua bekerja sama
Konvensional dan Sistem Pemasaran Vertikal

Saluran pemasaran konvensional merupakan koneksi lepas dari perusahaan independen, masing-masing menunjukkan sedikit kepedulian terhadap kinerja saluran secara keseluruhan. Mereka tidak memiliki kepemimpinan yang kuat dan telah terganggu oleh konflik yang merusak dan kinerja yang buruk. Saluran pemasaran konvensional terdiri dari satu atau lebih produsen, grosir dan pengecer independen. Masing-masing merupakan bisnis yang terpisah untuk memaksimalkan keuntungannya sendiri, bahkan dengan mengorbankan keuntungan untuk jaringan secara keseluruhan.

Sistem pemasaran vertikal adalah sistem di mana anggota utama saluran distribusi — produsen, grosir, dan pengecer bekerja bersama sebagai kelompok terpadu untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Dalam sistem pemasaran konvensional, produsen, pedagang besar, dan pengecer adalah bisnis terpisah yang semuanya berusaha memaksimalkan keuntungan mereka.

Waralaba

• Memberikan hak untuk terlibat dalam penawaran,
menjual, atau mendistribusikan barang atau jasa di bawah
format pemasaran yang dirancang oleh
franchisor
• Pemilik waralaba mengizinkan pemegang waralaba untuk menggunakannya
merek dagang, nama, dan iklannya
• Tingkat ketahanan hidup yang lebih tinggi

Kekurangan Waralaba

•Sistem distribusi
• Konsistensi
• Mengubah operasi
• Belanja iklan

Organisasi Saluran

Jika dalam dunia perhotelan kini terancam, karena dengan revolusi ekonomi dalam bentuk online. misalnya tur dan perjalanan terancam dengan perusahaan bisnis perjalanan web

Organisasi saluran dibagi menjadi tiga adalah:
  • Aliansi dikembangkan untuk memungkinkan dua organisasi mendapatkan manfaat dari kekuatan masing-masing
  • Sistem pemasaran horizontal adalah dua atau lebih perusahaan pada satu tingkat yang bergabung untuk mengikuti peluang pemasaran baru
  • Pemasaran multichannel terjadi ketika satu perusahaan menetapkan dua atau lebih saluran pemasaran untuk menjangkau satu atau lebih segmen pelanggan

Lokasi Bisnis:
  • Memahami strategi dan target pemasaran pasar perusahaan
  • Melakukan analisis regional, yang melibatkan pemilihan area pasar geografis
  • Pilih area dalam wilayah itu
  • Pilih situs individu








Thursday, 19 April 2018

Mini Experiments

Setiap hotel memiliki produk masing - masing yang akan mereka jual dengan variasi harga tergantung dari fasilitas, model kamar, dekorasi, kenyamanan dan lain sebagainya yang dimiliki hotel tersebut.

Hotel bintang 5 yang berada di Surabaya sangat banyak dan memiliki variasi harga yang cukup tinggi, namun di setiap hotel bintang 5 memiliki ciri khas masing - masing. Ciri khas masing - masing tersebut yang membedakannya. 

Hotel Majapahit Surabaya memiliki 4 tipe kamar yaitu Garden Terrace Room dengan kisaran harga Rp. 1.043.992 - Rp. 1.843.802, Executive Suite Rp. 1.923.967 – 2.124.381, Majapahit Suite, dan Presidential Suite Rp. 21.284.336.

Hotel Bumi Surabaya memiliki 3 tipe kamar yaitu Kamar Klasik dengan kisaran harga Rp. 743.800 - Rp. 2.000.000, Kamar Club Classic Rp. 2.420.000, dan Suite Classic Rp. 5.323.500.

Hotel JW Marriot Surabaya memiliki Deluxe Premium Room dengan harga kisaran Rp. 1.960.000, Studio Room Rp. 2.232.500, Executive Deluxe Room Rp. 2.565.500, dan Executive Studio Room Rp. 2.930.000

Bisa dilihat contoh diatas, terdapat 3 hotel bintang 5 di Surabaya, mereka memiliki banyak tipe kamar dengan harga yang berbeda - beda dan tentu saja dengan fasilitas yang berbeda - beda terutama harga yang dikeluarkan oleh hotel tersebut. 

Perbedaannya tidak terlalu besar untuk harga kamar, kebanyakan harga kamar untuk hotel bintang 5 tarifnya dimulai dari harga Rp. 1.000.000 keatas untuk kamar tipe yang standart, yang beda jauh adalah tipe kamar presidential suite, dari ketiga hotel diatas yang paling teratas adalah Hotel Majapahit karena semua fasilitas yang ada di hotel tersebut bisa dilakukan di dalam kamar dan memiliki kamar yang sangat luas.

Faktor yang menyebabkan perbedaan tersebut adalah fasilitas karena ketiga hotel tersebut sudah berada di tempat yang sangat strategis ditengah kota. Fasilitas yang dimiliki Hotel Majapahit adalah:  

-Health Club 
-Executive Lounge
-Roof Garden
-Majapahit Spa By Martha Tilaar 
-Indigo Restaurant
-Toko Deli
-Lobby Lounge
-Sarkies Restaurant
-The Maj Pub & Dine

Sedangkan, Hotel Bumi Surabaya memiliki fasilitas:

-Meeting & Event
-Recretional Facilities
-Destinations
-Dining
-Pasar

Dan, Hotel JW Marriot memiliki fasilitas:

Fasilitas Hotel
Kolam renang outdoor dan klub malam. Tersedia juga WiFi gratis di area umum, parkir mandiri gratis, serta antar-jemput gratis ke pusat perbelanjaan. Selain itu, terdapat juga klub kesehatan, bar/lounge, dan kafe di dalam hotel.

    Fasilitas Kamar 
    Kesemua 407 unit Kamar yang dilengkapi dengan perabotan berbeda-beda ini menawarkan akses Internet nirkabel gratis dan layanan kamar 24 jam. Tamu bisa menikmati bathtub besar serta fasilitas lain yang mencakup minibar (dengan beberapa isi gratis), seprai premium, dan televisi LCD.





    Thursday, 12 April 2018

    Product Life Cycle (PLC)

    Product Life Cycle is a sales process of a product in it’s lifetime. The PLC is an important concept that provides an understanding of the competitive dynamics of a product. The duration of PLC itself can be in a short term or long term. 

    There are 5 stages of Product Life Cycle which are:

    1. Product Development
    2. Introduction
    3. Growth
    4. Maturity
    5. Decline

    1. Product Development
    Product Development stage is to describe a complete process in seeking a new product to reach the market.

    Ex: Allen purchased the formula for his root beer from a pharmacist in Arizona. To this day, the unique blend of herbs, spices, barks and berries remains a proprietary secret.

    With the success of his first root beer stand in Lodi, Allen soon opened a second stand in nearby Sacramento. It was there that what is thought to be the country's first "drive-in" featuring "tray-boys" for curb side service, opened up.

    2. Introduction
    Introduction stage is an early stage of the company in introducing it’s products to the consumers. At this stage, the products began to be marketed in large numbers even though the sales volume has not been high. The products are sold generally new products, because it is still in the early stages.

    Ex: Roy Allen mixed up a batch of creamy root beer and sold the first frosty mug for one nickel, when no one has that idea. Now, more than seventy years later, A&W root beer is the world's number one selling root beer and is still mixed fresh daily and sold at hundreds of A&W.

    3. Growth
    Growth stage is the introduced product is already known and accepted by the consumer.

    Ex: Products introduced by A&W are well known and accepted by consumers. In 1919, A&W began selling root beer and sold this refreshing first cold drink for one nickel. In 1922, Allen recruited a partner, Frank Wright, an original employee of Lodi. Both partners combine their initials "A" for Allen and "W" for Wright and are officially named. A&W root beer has three stand units opened in Sacramento, North & Central California and States of Texas and Utah.

    4. Maturity
    Maturity stage is increased slowing sales turnover, competing closely and striving to grab market share with competitors.

    Ex: Sales turnover is slowing, competing tightly and struggling to grab market share with it’s competitors.

    The strategy of A&W is that food and beverage products served are tailored to the tastes and needs of the customers. Each of the restaurant management conducts market research on which foods and beverages are most preferred, how many times they buy them, where to buy them and other information related to consumer tastes.

    5. Decline
    Decline stage is sales and profits will decrease and if not doing with the right strategy, the product offered may be lost from the market.

    Ex: Sales and profits are declining, if not doing the right strategy and the product on offer may be lost from the market.

    A&W provides a website for consumers to see what new products they have, all information relaed to A&W, and feedback from consumers in order to be a better reference for the future. A&W has a team to receive feedback from customers who then forward those feedbacks to the right parties within the company to ensure that high A&W quality standards are maintained.

    Promotion

    Strategi pemasaran yang berhasil mengantarkan Starbucks Coffee dikenal konsumen di berbagai penjuru dunia seperti:  1. Salah satu vi...